Demi Allah dan demi apapun yang ada di dunia ini, melalui tulisan ini gue ingin memantapkan diri untuk mengatakan tidak pada karyawan. Gue gak mau jadi karyawan! Gue gak mau jadi karyawan! Gue gak mau jadi karyawan! (mulai lebay,hehe). Gue harus jadi pengusaha! PENGUSAHA SUKSES dunia akhirat! Aamiin. Jujur gue gak bisa ngebayangin aja harus hidup dalam rutinitas melelahkan sejak muda ini. Jangan-jangan bisa makin cepat tua gue karena stress. Haduuh, bangun subuh-subuh, mandi, pake baju kerja, berdesak-desakan dalam angkutan umum, membuat laporan, JADI ANAK BUAH, setiap saat dalam tekanan, pulang sore, desak-desakan lagi di angkutan umum, lalu istirahat. Di akhir bulan, slip gaji dan lembaran hijaunya, hanya menjadi kertas usang yang digunakan untuk “gali lobang, tutup lobang” atau istilah umumnya bayar kewajiban (hutang, dsb). Setiap hari seperti itu. Di akhir minggu, waktu gue hanya digunakan untuk istirahat, katarsis dengan cara muasin diri tidur seharian di kamar. Malamnya baru bisa bersenang-senang. Besok harinya a.k.a hari minggu, rutinitas yang dilakukan paling berkisar itu lagi (rekreasi singkat). Dan ketika malam tiba, mimpi buruk rutinitas tiba-tiba datang menggerogoti tulang belulang dan menghantui pikiran gue, bahwa besok pagi adalah hari senin. Oalah, persis kayak masa-masa sekolah dengan perjuangan yang lebih berat.

Ya Allah, sedih dan stress banget rasanya kalo ngebayangin harus hidup dalam rutinitas seperti itu. Gue gak kebayang, pas udah berkeluarga, tiba-tiba gue di pecat. Mau makan apa nanti keluarga gue?. Pertanyaan selanjutnya adalah kapan gue bisa menikmati hidup seperti yang gue impikan sekarang? Bangun tidur, sholat subuh, bantu isteri nyiapin sarapan/ngurusin anak buat pergi ke sekolah, ngantar anak sekolah, pulang ke rumah buat sekedar baca koran atau menjalankan hobi, agak siangan dikit pergi ngecek karyawan yang ada di kantor, makan siang bersama isteri, jemput anak sekolah, pulang, tidur siang, sorenya ngejalanin hobi lagi, dan banyak hal menyenangkan lainnya didalam hidup gue. Dengan jadi pengusaha, gue bisa mewujudkan ambisi-ambisi dan mimpi gila gue. Gue bisa travelling ke mana aja kapan gue mau. Tentunya saat umur gue masih muda, tanpa harus nunggu 25-30 tahun lagi saat level pekerjaan gue minimal udah sampe manager. Gue bisa meng-hajikan kedua orang tua gue secepat mungkin tanpe menunggu mereka harus semakin tua dan makin susah untuk menjalankan ibadahnya nanti. Dan salah satu alasannya gue gak mau jadi karyawan adalah hadist dari Rasulullah yang nyebutin bahwa 9 dari 10 sumber rezeki adalah lewat jaur berdagang (jadi pengusaha). Nah faktanya sekarang adalah 90-sekian persen perputaran uang dunia di kuasai oleh sekian persen orang yang ada di dunia ini (kurangin sendiri ya, gue lupa angka pastinya,hehe). Gue juga mau membantu sebanyak mungkin orang melalui dunia usaha. Gue ingin semakin bermanfaat dengan berkontribusi lewat jalur pengusaha. Gue bisa menolong agama gue lewat jalur pengusaha.

Jujur aja, tulisan gue ini gak ada offense sama sekali buat “karyawan” . Ini hanya sekedar refleksi, proyeksi, dan motivasi pribadi untuk kehidupan yang lebih baik lagi nantinya. Gue menulis ini bukan berarti gue benar-benar mengatakan enggak untuk jadi karyawan. Gue masih butuh jadi karyawan, setidaknya maksimal sekitar 2 tahun untuk ngumpulin modal usaha. Kalo bisa mah, kurang dari itu. Mudah-mudahan gue bisa ngumpulin modal melalui jalur profesi impian gue, dengan jadi dosen, peneliti, konsultan politik, trainer, pelatih sepakbola, atau psikolog, aamiin🙂.

Itulah beberapa alasan yang ‘mendesak’ gue untuk jadi seorang PENGUSAHA. Itulah resolusi utama gue semenjak SMA dulu hingga waktu terus berganti menjadi tahun 2011 seperti sekarang ini. Terakhir, doain gue ya teman-teman agar pas lulus/sebelum lulus kuliah nanti, gue benar-benar merasakan yang namanya “financial freedom” dengan jadi pengusaha. Memang gak bakal mudah buat ngedapetinnya, pasti bakal berat banget. Tapi gue akan terus mencoba, mendaki puncak kesulitannya. Karena gue gak mau kaya, tapi gue harus kaya! Aamiin🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s