Kualitas Hidup Kita Bukanlah Angka-Angka

Posted: January 10, 2011 in Cerita Hari Ini
Tags:

Sejenak melakukan refleksi diri dari waktu yang telah berlalu, khususnya pada apa yang telah gue lakukan selama satu semester terakhir di kampus. Semester 5 sejatinya adalah semester yang gue targetkan menjadi momentum kenaikan drastis IPK gue menuju cumlaude, setelah 3 semester sebelumnya sempat terseok-seok karena pilihan-pilihan yang telah gue buat. Hmmh,gue gak pernah nyesal dengan apa yang gue pilih. Karena itu pilihan gue, gue selalu menerima dan belajar bertangung jawab atas apa yang gue pilih. Alhasil, karena terlalu serius pada hal-hal lain dan cukup pada pemahaman ilmu saja, nilai gue jadinya pas-pasan di angka 3 dan sekitarnya. Padahal target gue sih, angka-angka ini bisa bermain di sekitaran anka 3.5, hehe. Gue gak nyesel, karena dari pilihan yang gue buat, gue bisa belajar banyak hal lain dari pengalaman gue dan membuat pengetahuan gue menjadi lebih komprehensif untuk bisa diterapkan ataupun dirasakan manfaatnya🙂.

Dari sejak awal kelas 3 SMA, gue sebenarnya sudah berpegang pada prinsip bahwa yang paling penting dalam menuntut ilmu adalah kepahaman kita atas ilmu itu, karena kualitas hidup kita tidak didefisikan oleh angka-angka. Selalu gue niatkan untuk menunut ilmu karena Allah. Harapan gue, dengan begini ilmu yang gue dapat, diberi keberkahan dan manfaat. Takut juga kan, ilmu yang kita punya justru “membunuh” kita. Alhamdulillah, sejak berprinsip seperti itu, gue merasa lebih tenang dan menerima apapun nilai yang gue dapat. Gue juga jadi menghindari melakukan cara-cara curang ketika ujian. Buat apa niai 100, karena itu bukanlah kualitas kita yang sebenarnya. Mau A atau C, sama aja. Nilai A dan C sangat ditentukan oleh nilai akhir uts atau uas, dimana bagi siapa yang bersungguh-sungguh belajar, ditambah kemampuan mengingat yang baik, niscaya nilai A bukan suatu hal yang mustahil.  Namun, satu hal yang pasti, gue akan sangat kecewa ketika gue dapat A, tapi gak dapat pemahaman apa-apa dari ilmu tersebut. Percuma kan?hehe.

Oleh karena itu, janganlah bersedih kawan jika nilai kita gak sesuai dengan yang diharapkan. Tanyalah, sudah sejauh mana kita paham tentang ilmu tersebut.  Apa yang kita dapatkan sebanding dengan apa yang kita bayar!

Terakhir, ada quotes menarik dari Mario Teguh, yaitu “kualitas hidup kita hari ini adalah HASIL dari keuntungan karena ketepatan kita, DIKURANGI dengan kerugian karena kesalahan kita”.

Selamat berjuang kawan, carilah ilmu dan bermanfaatlah sebanyak-banyaknya.

*Sebuah refleksi diri dari Jejak Sang Pemimpi

Comments
    • Karina says:

      dua pakat kalo begitu. haha…. berarti IPK ambo yang 3,57 tidak berarti kualitas ambo bagus dong? aiii merajuk em. *mintaditaboknyombongIPKtinggi*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s