Mencari Jalan Kembali

Posted: October 11, 2009 in Jalan Hidupku

Ini kisah tentang seorang pemuda, yang telah berkelana di dunia, hampir 21 tahun lamanya. Pemuda tanggung bermata sayu, berambut ikal, dan agak sedikit kurus. Siang, malam, panas dan dingin, selalu menemaninya selama perjalanan hidupnya. Ntah, apakah ini kisah yang cukup berharga untuk diceritakannya..Tapi baginya, inilah kisah yang terus membayangi jejak langkahnya dalam perjalanannya menuju Tuhannya . Dan kisah ini tak ternilai artinya bagi dirinya.

Hampir 21 tahun lamanya singgah didunia, tak kunjung membuatnya benar-benar menyadari siapa dirinya. Dia sering lupa pada dirinya, ntah karena amnesia atau pura-pura lupa. Ketika 17 tahun perjalanan hidupnya, dia sempat memahami petunjuk dari dua peta yang dulu ia terima. Dan perlahan, ia mulai menyadari siapa dirinya. Yaa, siapa dirinya dan juga siapa Tuhannya, serta jalan menuju Tuhannya.

Empat tahun waktu berlalu, sembari terus memahami isi kedua peta, tiba-tiba gelap menghampiri dirinya. Dia tidak bisa melakukan apa-apa, hanya sedikit membaca tanpa memahaminya. Dia hilang arah, tertipu fatamorgana, dan gelap yang menyelimutinya. Dia hilang arah dan tak tahu harus kemana. Dia tersesat, terus tersesat, dan semakin jauh tersesat ke arah yang tidak bisa ia jamah. Dia tidak sadar telah salah, tertipu oleh buaian cahya di ujung sana. Sesaat tiba-tiba dia jatuh, tersungkur, tersandung batu. Saat itulah, dia mulai sadar bahwa cahya itu tak nyata, berharga namun bahaya.

Hamba yang sangat sedikit bersyukur pantas disematkan pada dirinya. Ketika Tuhannya memberikan apa yang dia inginkan, dia menutup mata seperti tiak diberi apa-apa..Inilah kisah pembantu yang tidak pandai berterima kasih pada majikannya. Pembantu yang disuruh mengabdi, di beri gaji, namun tak punya hati. Dia kehilangan dirinya, terutama hatinya. Entah, mungkin juga akalnya.. Dia tidak menyadarinya..

Tertatih dia mencari jalan kembali, kembali ke cahya Ilahi..Ntah kemana dirinya yang dulu, yang sedikit punya hati dan dulu berjanji akan slalu mengabdi..Aaah, dunia telah mengalihkannya..Dia hampir lupa pada jalan kembali..

Ya Allah, kemana hati hamba..Hati yang slalu ingin mengabdi..

Ya Allah, pemuda ini sedang mencari jalan kembali, berjanji untuk slalu mengabdi..

Keramaian telah membutakan hatinya..Keterasingan yang dulu dialami Rasulnya, tidak dirindukannya.. Ntah kemana dirinya, hilang tak tentu arah..Dan kini, ia mencari cara untuk kembali.. Kembali pada Tuhannya, mencari jalan kembali..Pada cahya Ilahi..

Comments
  1. bebby says:

    apakah sudah menemukan jalan kembalinya pemuda itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s