It’s all about a choice

Posted: September 13, 2009 in cinta, Jalan Hidupku
Tags: , ,


“Semua yang ada dan hadir dalam hidup kita saat ini adalah hasil pilihan-pilihan hidup yang kita buat  sebelumnya..”

Sadar atau tidak, bila kita berpikir sejenak tentang apa yang ada pada diri kita saat ini, kita akan menemukan sebuah jawaban bahwa mereka ada karena pilihan-pilihan yang pernah kita buat sebelumnya. Semua hal! Bahkan fitrah kita sebagai muslim sekalipun. Contoh sederhananya adalah ketika kita memilih untuk serius belajar atau tidak. Pada akhirnya, kita pasti akan menemukan diri kita berada disalah satu tempat yang telah kita pilih, entah itu kesuksesan dalam mencapai prestasi akademik atau sebaliknya, gagal dalam meraihnya.

Selama kita hidup, kita pasti akan mendapatkan pilihan-pilihan itu tidak akan pernah berhenti hadir di depan mata kita. Keberadaan atau eksistensi manusia di dunia dinilai dari pilihan-pilihan yang telah dibuatnya. Terserah apakah itu pilihan yang baik ataupun buruk, suka ataupun tidak,  manusia harus membuat sebuah pilihan. Tidak memilih pun merupakan sebuah pilihan yang dibuatnya.  Satu hal yang perlu di garis bawahi dan menjadi arti penting dalam hidup manusia adalah manusia harus bertanggung jawab terhadap pilihan-pilihan yang telah dibuatnya. Kita sebagai manusia, dalam arti makhluk yang berakal, harus menyadari semua hal yang ada di masa sekarang dan masa depan adalah akibat dari semua pilihan yang kita buat dan kita harus berani mempertanggungjawabkannya. Karena dari hal itulah keberadaan atau eksistensi kita sebagai manusia  di dunia ini dinilai.

“Manusia dinilai dari apa yang telah ia lakukan, bukan dari apa yang ia pikirkan. Dan manusia ada dari apa yang dipilihnya”.

Terlepas dari semua “qada dan qadar” yang telah ditentukan untuk hidup manusia, kita juga harus menyadari semua takdir tersebut merupakan akibat dari pilihan kita. Mungkin dulu kita tidak sadar bahwa pilihan-pilihan yang kita buat, akibatnya diluar bayangan kita seperti saat ini. Tapi, mau bagaimanapun kita  harus siap mempertanggungjawabkannya, suka ataupun tidak.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidup gw akhir-akhir ini semakin membuat gw menyadari bahwa inilah hasil pilihan yang gw buat dulu. Banyak akibat dari peristiwa itu berada diluar bayangan gw.  Ketika gw memilih untuk menjalani suatu hubungan dengan orang-orang yang ada di sekitar gw saat ini, ketika gw memilih untuk bertahan mencintai seseorang, ketika gw membuang jauh semua perasaan gw terhadap seseorang, ketika gw memutuskan bahwa orang itu sahabat gw atau bukan, ketika gw memilih berhenti kuliah di Unpad dan nganggur 1 tahun, ketika gw memilih untuk terus  mengejar mimpi gw di UI, dan ketika gw tak bisa menampik lagi kalau gw jatuh cinta pada sahabat gw sendiri..Yaa, semua ini tentang pilihan dan hidup kita adalah pilihan..

Untuk kasus terakhir, kalau seandainya gw dulu bisa memilih, gw akan memilih.. Memilih agar tidak bertemu dengannya, memilih untuk tidak bersahabat dengannya, dan yang paling penting  adalah memilih untuk TIDAK JATUH CINTA PADANYA! Tapi ini semua merupakan sebuah pengandaian. Takdir telah membuat banyak hal yang gw pilih dulu mempunyai akibat diluar bayangan gw. Tak pernah terbayangkan oleh gw sebelumnya bahwa saat ini gw jatuh cinta pada sahabat gw. Sosok yang notabene menjadi buku kehidupan gw selama ini. Sosok yang menjadi masterpiece kehidupan gw, dimana gw terus merajut cerita bersamanya hingga saat ini.. Gw hanya mau meminta maaf padanya karena uda mengkhianati persahabatan kami.

Oya, ada yang sedikit terlupakan. Ternyata gw belum menceritakan apa pilihan yang gw buat terhadap perasaan dan persahabatan gw. Dalam memutuskan pilihan yang ada didepan mata gw ini, gw gak mau egois dengan hanya memaksakan perasaan gw. Gw diajarkan untuk dewasa dan juga menghargai perasaan orang lain. Apalagi ini perasaan sahabat gw, orang yang paling gw sayangi. Tapi gw juga harus menghargai perasaan gw sendiri. Banyak hal yang harus gw pertimbangkan sebelum membuat pilihan..Sangat banyak! Pada akhirnya seperti yang pernah gw bilangin tadi, gw tetap harus membuat pilihan dan bertanggung jawab terhadap pilihan-pilihan yang gw buat, walaupun pilihan itu bisa berubah dengan resiko yang berubah pula.

“And now, my choice is i laugh with one face and weep with the other.. Aku tertawa dengan sebelah wajah dan menangis dengan wajah lainnya..”

Itu pilihan gw saat ini. Entah apa yang akan terjadi di masa depan terhadap gw. Gw benar-benar gak bisa ngebayangin apa yang akan gw terima nanti, tapi gw siap bertanggung jawab terhadap pilihan yang gw buat saat ini.

Yeaah!!! Our lives, it’s all about a choice..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s