Bocah Negro dan Balon Gas

Posted: August 27, 2009 in Jalan Hidupku, Kisah Inspiratif, Mimpi-Mimpi Hidup
Tags: , ,

Suatu hari, langit didunia sungguh cerah. Arak-arakan awan seputih kapas  terus terlihat menemani sang mentari yang sedang tersenyum ceria kepada dunia. Seorang bocah negro duduk sendirian ditepi jalanan Amerika. Pandangannya kosong namun penuh dengan tanda tanya. Bola matanya tertuju kepada segerombolan anak yang sedang membeli balon gas kepada seorang penjual balon. Balon-balon itu penuh dengan warna, ada yang merah, kuning , hijau, biru, ungu, dll. Dari bola matanya yang hitam nan menawan, sang bocah melihat gerombolan anak itu sedang bersenang-senang dengan balon gas yang dimilikinya. Anak-anak itu sangat bersuka cita. Setiap kali mereka membeli balon, mereka kemudian akan melepaskan balon-balon itu ke langit. Setelah balon itu terbang tinggi menuju langit, mereka langsung membeli balon lain untuk kemudian dilepaskan kembali.

Apa yang dilihat oleh bocah negro ini sangat bertolak belakang dengan apa yang ia rasakan. Mukanya menggambarkan raut wajah orang yang sedang mempunyai sebuah pertanyaan besar. Ia terlihat sangat sedih dan bingung. Dengan gontai ia kemudian berjalan menuju sang penjual balon. Sesampainya disana, ia langsung bertanya kepada sang penjual. “ Pak! apakah balon yang berwarna hitam juga dapat terbang kelangit? “. Karena telah mengetahui apa yang dimaksud oleh sang anak, dengan bijak sang penjual balon ini pun menjawab,”duhai anakku yang baik, tidak masalah balon itu berwarna apa saja, mau dia berwarna hitam, putih, merah, kuning, atau apapun, selama dia mempunyai isi yang layak untuk terbang, maka dia pun akan terbang, terbang setinggi-tingginya”.

Cerita singkat diatas benar-benar memberikan pelajaran hidup yang sangat luar biasa kepada saya. Saya mendengar cerita ini dari seorang ustad saat ia berceramah di masjid Ukhuwah Islamiyah, masjid kampus UI Depok.

Setelah mendengar cerita dari sang ustad tersebut, saya jadi semakin memahami bahwa memang benar yang membedakan satu sama lain diantara kita bukanlah warna kulit, ras, gololngan, apakah orang kaya atau miskin, serta apakah anak desa atau anak kota.

Yang membedakan kita satu sama lain adalah isi yang ada dalam diri kita masing-masing. Hal inilah yang membedakan apakah kita bisa terbang bagai balon gas sebagai pemenang atau hanya diam mengambang tanpa bisa terbang layaknya seorang pecundang. Hanya ini! Isi yang ada didalam diri kita.

Allah s.w.t juga telah mengumpamakan tentang hal ini didalam Al Quranul Karim yang suci pada surat Al-Hujurat ayat 13 dengan mengatakan bahwa “Sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Allah s.w.t. adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu…”. Ketakwaan(isi) yang ada dalam diri kitalah yang membedakan letak kemuliaan diantara kita. Bukan harta, jabatan, warna kulit, ataupun anak kota atau anak desa. Tetapi isi kita atau bekal yang ada didalam diri kitalah yang mampu menerbangkan kita menuju langit kemuliaan.

Dalam kehidupan sehari-hari pun memang hanya ‘isi’ kita yang dapat membuat kita terbang menggapai impian. Seandainya bekal atau isi yang kita butuhkan untuk membeli es krim (impian) sebesar Rp.10.000,- , tentu kita harus mencukupkan bekal atau isi kita untuk mendapatkannya sebesar Rp.10.000,-. Tidak ada larangan untuk seorang miskin atau anak desa untuk mendapatkan es krim tersebut selama dia mempunyai bekal atau isi yang cukup untuk membeli es krim tersebut sebesar Rp.10.000,-.

Jadi, jangan takut menghadapi masa depan, raih mimpimu, penuhi dirimu dengan bekal yang cukup untuk menggapai mimpi yang ada di ufuk sana, dan mari kita katakan “Alhamdulillah, My Life Is so Beautiful!!!Hehehe..”

Nikki Antonio Saputra

-Jejak Sang Pemimpi-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s