Penat! (Refleksi Perasaan)

Posted: March 2, 2009 in Uncategorized

Perjalanan pulang dari kampus sore ini terasa begitu berbeda. Banyak hal yang membuatnya kian terasa berbeda. Pertama, biasanya gw baru pulang dari kampus minimal ketika waktu hampir maghrib, namun sore ini gw pulang sekitar jam 5 kurang 10 menit, sayangnya hal ini adalah alasan sampah yang membuatnya tidak terlalu penting untuk menjadikannya berbeda. Kedua, hal yang membuat semua ini menjadi berbeda adalah perasaan yang terus membayangi gw sejak minggu kemaren. Perasaan ini kian terasa menjelma dan terasa menghantui pikiran gw dalam beberapa hari terakhir, terutama tiga hari ini. Selama hampir seharian dikampus hari ini, gw merasa telah membohongi perasaan gw sendiri. Gw merasa sepi, sedih, dan penat dengan apa yang gw rasakan. Sehingga yang terjadi adalah, gw seharian ini terus menghibur diri gw sendiri, merasa tidak ada beban, hanya terus bersenang-senang, berbicara ngawur, berbicara tentang wanita, wanita, dan wanita. Gw penat!!! Entah kenapa, akhir-akhir ini hanya “mereka”, “mereka”, dan “mereka” lagi yang ada dalam pikiran gw. Gw terus berusaha agar tidak terbawa ke arah itu, tapi entah kenapa, sedetik pun rasanya pikiran gw tidak bisa membuang jauh-jauh pikiran itu..hikz.. Gw capek, gw penat!!! Bahkan, agar semua bayangan itu hilang, saat kuliah psikologi faal tadi, gw lebih memilih untuk duduk dibelakang, tidak lagi pada posisi paling depan (posisi favorit gw selama ini). Yang gw lakukan hanya tidur, ngobrol, dan ngelakuin hal-hal yang gak jelas. Jujur gw tadi sempat menitikkan air mata atas kepenatan ini, seraya berdoa kepada Allah s.w.t. agar melepaskan gw dari semua beban ini. Sepanjang perjalanan pulang dari kampus menuju kosan, gw merasakan kalau pandangan mata gw kosong, tiada melihat manusia-manusia lain, hanya melihat goresan-goresan hitam yang memanjang seolah tiada henti. Sudah lama gw tidak mencurahkan isi hati gw,  baik kepada sahabat gw ataupun di blog ini. Gw rindu untuk merefleksikan perasaan gw ini kepada orang yang gw sayangi. Gw rindu sahabat gw, terutama karin yang sedang mendapatkan beasiswa pertukaran pelajar di Singapur. Entah kenapa, gw merasakan ketergantungan pada seorang wanita ini untuk merefleksikan perasaan gw.

Sekedar menebak-nebak, hitung-hitung gw belum terlalu banyak mendapatkan pelajaran tentang afeksi, gw rasa hal ini terjadi karena kebutuhan afeksi gw hanya terpenuhi dari dirinya. Wajar, bagi gw..Karena hanya dia satu-satunya sahabat wanita gw..Dan ketika gw, terus berusaha mempertahankan komitmen gw untuk tidak berpacaran dan langsung menikah, maka kebutuhan akan kasih sayang dari lawan jenis bisa gw dapatkan dari Karin, sahabat gw..

Sekarang ketika gw merasa defense gw terhadap gejolak-gejolak perasaan untuk berpacaran semakin melemah, dan kebutuhan afeksi belum bisa terpenuhi, gw nerasa senakin penat!!! penat terhadap diri gw sendiri..penat terhadap perasaan gw..gw bingung, apakah yang gw tulis ini bisa membuat orang lain bisa memahami perasaan gw saat ini..dari semua yang ada di benak gw, hanya melalui setitik tulisan kecil dan sederhana ini gw bisa merefleksikan perasaan gw, agar semua byang-bayang itu bisa tertahan disini dan tidak membayangi gw lagi..huuufhh..

Saatnya pulang, mandi, ganti baju, pergi kajian, dan menikmati pertandingan futsal malam ini..

futsal is my life..

Comments
  1. karina says:

    abaang!!! ini karin sudah datang! idak ding gw.. eh, ambo masih di singapur. tapi kan kita bisa tetap kontak lewat teknologi yang dinamakan internet. btw, janganlah woi sedih2 tuh. dak elok. hehe, terharu pulo ambo baconyo bang. ihik ihik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s