Inilah Puncaknya (part I)

Posted: March 2, 2009 in Uncategorized

Belum hilang dari ingatan gw, semuanya masih tergambar jelas saat detik-detik terakhir gw meninggalkan warnet the patch maghrib tadi, dengan penuh ekspektasi, harapan baru, semangat baru, dan penuh motivasi..

Gw ingat, saat gw membayar billing sebesar Rp.4.000,- kepada operator warnet sambil memberi senyum penuh harapan.. Setelah itu, perlahan gw membuka pintu warnet menuju dunia nyata dan mulai berjalan menuju kostan gw yang berjarak kurang lebih 300 meter dari warnet tersebut.. Srak, Sruk, Srak, Sruk, bunyi gesekan sepatu gw mengiringi perjalanan menuju awal baru, seperti yang ada dalam harapan gw dalam dua hari ini.. Dunia terasa begitu indah, rona merah di langit, burung-burung yang mulai kembali ke sarangnya, mahasiswa yang baru pulang dari kampus dengan tawa, semuanya terus membuat gw menjadi semakin tersenyum dan terus bahagia.. Ketika simpang kostan yang berjarak sekitar 20 meter dari kostan mulai tampak, gw yang biasanya mengambil jalan kiri, memutuskan untuk mengambil jalan kanan menuju rumah makan padang langganan gw.  Setiba disana, gw langsung memesan makanan dengan lauk ayam goreng kesukaan gw.

Nyam, nyam, nyam (pake nada Atha-ketua angkatan gw berbicara-),  huaak, akhirnyta selesai juga makan maghrib itu. Ketika selesai, gw langsung balik ke kostan dan mengelap badan untuk menyegarkan pikiran gw lagi. Allahuakbar, Allahuakbar, adzan maghrib telah berkumandang di masjid dan gw langsung pergi menuju masjid untuk solat. Ketika solat, gw agak tidak khusyuk karena terus memikirkan pertandingan futsal dengan tim baru malam ini. Lagi-lagi, pertandingan ini gw merasakan ada sesuatu yang spesial, karena gw berada di skuad baru dengan perasaan nyaman dan penuh ekspektasi.

Singkat cerita, gw udah tiba di kampus sekitar jam 7 malam kurang.. Semua orang yang gw temui, gw beri senyum ceria dan gw sapa.. Pokoknya, semua terasa menyenangkan, karena gw merasakan telah menemukan diri gw yang selama ini mulai hilang. Kemudian, setelah menonton pertandingan futsal antara FIB vs Mipa di fak. Hukum, gw mengajak temanteman se-tim gw berangkat menuju arena perjuangan bertanding futsal melawan Geografi  di FE. Kebiasaan gw masih gak gw buang, karena ini kebiasaan positif. Setipa sampai di lokasi pertandinga atau latihan, gw pasti langsung make sepatu dan melakukan pemanasan, baik sendiri ataupun bersama-sama. Peluit tanda pertandingan telah ditiupkan, gw mendapat kesempatan untung meng-shoot langsung ke gawang Geo. Dan hampir saja tendangan langsung gw menjadi gol, namun masih bisa diantisipasi oleh kiper Geo. Dan sayangnya lagi, semua puncak emosi gw dimulai dari sini. Bayangkan, itu satu-satunya shootingan gw dalam pertandingan ini.

Ketika pertandingan telah berjalan 5 menit, gw mendapat kartu kuning karena tidak memakai skin deker. Pertandingan saat itu berjalan alot, kami masih bisa mengimbangi Geo. Ketika pertandingan berjalan 10 menit, hampir seluruh pemain inti ditarik pelatih, dan apa yang terjadi setelah itu? Mau tahu gak?

Ikutin terus ceritanya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s