Archive for the ‘Puisi Cinta’ Category

Sajak Kecil Tentang Cinta

Posted: January 4, 2011 in Puisi Cinta

-Sajak Kecil Tentang Cinta- mencintai angin harus menjadi siut mencintai air harus menjadi ricik mencintai gunung harus menjadi terjal mencintai api harus menjadi jilat mencintai cakrawala harus menebas jarak mencintaiMu(mu) harus menjadi aku Oleh Sapardi Djoko Damono -Hatiku Selembar Daun- Hatiku selembar daun, melayang jatuh di rumput nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini [...]

If I held in my hand, Every grain of sand Since time first began to me Still I could never count, Measure the amount; Of all the things you are to me If I paint the sky, Hang it up to dry I would want the sky to be Oh, such a grand design An [...]

Tak Pernah Ku Merasa Hawa Sehangat Ini Di Dalam Hidupku Kau Beri Dan Kau Bagi Semua Marah Dan Candamu Ku Harap Hanya Untukku Tak Pernah Ku Hinggapi Bahagia.. Seperti Ini.. Jatuh Hati.. Tumbuhkan Nyaliku Tuk Nyanyikan Kepadamu.. Aku Cinta Sesaat Tersenyum Dan Kaupun Lalu Terdiam Dan Berpaling Sisakan Laguku Seolah Tak Tahu Hanya Engkau Yang [...]

Waaah, gue mengucapkan ribuan terima kasih sama dek karin yang uda ngerjain video clip simple ini dengan sepenuh hati. Feel-nya dapat banget!!! Hehehe.. Bagi yang ma download dan memang sebaiknya harus download sebelum ketinggalan zaman karena gak tau lagu ini, silahkan langsung copy-paste link lagu ini yang ada di you tube di situs keepvid.com. Okay? [...]

Rasa cinta yang dulu tlah hilang kini berseri kembali tlah kau coba lupakan dirinya hapus cerita lalu Dan lihatlah dirimu bagai bunga di musim semi yang tersenyum menatap indahnya dunia yang seiring menyambut jawaban segala gundahmu Setiap waktu wajahmu yang lugu selalu bayangi langkahku telah lama kunanti dirimu tempat ku kan berlabuh Cahya hatiku yakinlah kekal abadi selamanya seperti bintang yang sinarnya terangi seluruh ruang di jiwa membawa kedamaian Walau badai menghadang ingatlah ku kan selalu setia menjagamu berdua kita lewati jalan yang berliku tajam Resah yang kau rasakan kan jadi bagian hidupku bersamamu letakkanlah segala lara di pundakku ini

Masih terus bertanya-tanya.. “Takdirkah kita dulu bertemu?” “Takdirkah bila sekarang aku mencintaimu? Dengar, aku jatuh cinta padamu?” “Takdirkah bila sekarang aku tidak bisa memenangkan hatimu? Dan aku gagal untuk memenangkan hati yang ku cintai untuk kesekian kali..” “Dan sekarang, aku tidak bisa berkata-kata lagi.. Hanya bisa terpaku dan terus membisu menyadari ini telah terjadi.. Sayang.. [...]

Nganggur selama 2 minggu terakhir tanpa ada agenda konkret selain rutinitas harian, membuat gw mutusin untuk menjadi lebih produktif lagi. Produktif disini dalam hal karya-karya nyata yang semakin sedikit gw hasilkan. Itung-itung uda lama gak nyiptain lagu dan didorong oleh hasrat gw untuk menggubah sebuah lagu yang semakin baik dari yang dulu-dulu, akhirnya terciptalah sebuah [...]

Buku Kehidupan

Posted: August 24, 2009 in Jalan Hidupku, Puisi Cinta
Tags:

Sahabat itu ibarat sebuah buku.. Dia adalah masterpiece kehidupan kita yang  didalamnya berisi suka, duka, canda, tawa dan tangis kita.. Buku itu sekarang berada diantara dua persimpangan, Untuk ku buang atau terus ada agar ku lanjutkan kisah lalu  yang telah kami ukir bersama. Entah apa yang akan ku pilih saat ini. Sejatinya, buku itu akan [...]

Aku lahir untuk menang Aku si kecil bercita-cita besar Aku si biasa yang ingin luar biasa Aku pengejar impian, bukan angan-angan Aku hidup untuk menang Pemenang tanpa menjatuhkan Besar dengan cara yang benar Terbaik dengan cara yang terpuji Aku mulai kemenanganku: Tidak dari orang lain, tapi dari diri sendiri Tidak dari hal-hal besar, tapi dari [...]

“Pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…” (Kahlil Gibran) “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada [...]