Biografi
Jejak Hidup Sang Pemimpi
Aku terlahir sebagai anak pertama dan satu-satunya dari 5 bersaudara dalam sebuah keluarga sederhana yang selalu mengajarkan aku untuk selalu berjuang menghadapi hidup. 21 tahun adalah waktu yang cukup lama namun sangat terasa cepat untukku menjejakkan semua mimpi-mimpi yang pernah ada dalam benakku. Namaku Nikki, lengkapnya Nikki Antonio Saputra.Nama yang sebenarnya bukan diberikan untukku, tapi seorang calon anak yang seharusnya lahir sebelumku. Nama yang sudah disiapkan papa, jauh-jauh hari sebelum kelahiran anaknya. Nama yang perlahan aku ketahui telah banyak dituliskan papa di kaset-kaset kesayangannya, rak bukunya dan lemari bajunya sebelum kelahiran anak pertamanya. Sebenarnya aku berada dalam urutan lahir kedua, namun Allah berkehendak lain. Calon anak yang ada duluan sebelumku harus kembali menghadap penciptanya saat masih berada dalam kandungan. Waktu pun lambat berjalan dan 5 November 1988, saat malam minggu tiba adalah takdir untuk kelahiranku.
Sejak bayi, aku sudah sering dibawa oleh kedua orang tuaku pergi menonton pertandingan sepakbola di stadion. Dan ketika balita dan sudah mulai bisa berlari, papa selalu membawaku ikut ke lapangan untuk latihan sepakbola atau sekadar menontonnya melatih. Papa adalah mantan seorang pemain bola nasional. Walaupun tidak sampai memperkuat timnas Indonesia dan terkenal di Indonesia, aku sangat bangga memiliki seorang ayah seperti beliau. Mama adalah sosok ibu yang sederhana, jago memasak dan sangat memanjakan anak pertamanya ini. Pencapaian prestasi akademis yang aku capai sekarang, tidak terlepas dari buah kesabaran mama dalam meberiku pendidikan. Tiap hari dengan sepedanya, mama selalu pulang pergi mengantarku ke sekolah. Tiap malam, tidak pernah letih dirinya mengajarkan aku unutk membaca dan menghitung. Alhasil, saat umur 4 tahun aku sudah pandai membaca dan tulisanku sangat bagus untuk standar lelaki, bahkan wanita. Gaya asuh authoritative yang diterapkan oleh mama dan papa kepadaku sampai saat ini, telah mengantarkanku menjadi orang yang selalu optimis, mandiri dan bertanggung jawab.
Paradigma sang pemimpi yang ada dalam hidupku adalah salah satu hasil dari kasih sayang mereka. 21 tahun aku hidup dan telah banyak mimpi-mimpi yang berhasil aku jejakkan. Mulai dari juara turnamen futsal, top score turnamen futsal, lulus UN dengan nilai yang nyaris “perfect”, lulus kuliah di Unpad dan bahkan akhirnya aku bisa menjejakkan mimpiku untuk kuliah di Psikologi UI. Untuk ke depan, masih sangat banyak mimpi-mimpi yang ingin aku jejakkan untuk hidupku dan juga untuk kedua orang tuaku. Walaupun aku tahu itu semua berat menggapainya, tapi aku akan berjuang keras untuk mendapatkannya.
Itulah sedikit biografi singkat dari kehidupan sang pemimpi, istilah yang aku ambil dari novel sang pemmpi karya Andrea Hirata. Semoga suatu saat aku bisa menginspirasi orang banyak dengan pencapaian mimpi-mimpiku dan bermanfaat sebanyak-banyaknya untuk dunia ini, aminn..





air mataku menitik membaca ini, btap indahnya mimpimu,,, tetap bertahan kawan, diluar sana juga banyak orang yang memperjuangkan mimpi-mimpinya…sukses